Monday, 17 April 2017

Bittersweet Bistro

Disclaimer : Tulisan ini sudah bersemayam berminggu-minggu di Draft, dan hari ini akhirnya saya klik tombol berwarna Orange dengan tulisan Publish. Hahaha..


Beberapa bulan ini, bahkan setahun terakhir banyak sekali bermunculan kafe-kafe kekinian di Bogor. Kita bisa lihat mulai dari Jalan Pandu, Jalan Bangbarung, Semeru, sampai kawasan Villa Indah Pajajaran. Kafe-kafe ini juga seakan berlomba memanjakan para pengunjungnya dengan desain kekinian yang instagrammable, keren-keren lah. Harganya juga beragam ada yang standar kantong mahasiswa berkisar dari 10K IDR sampai 50K IDR tapi juga ada yang mematok harga lumayan tinggi sampai ratusan ribu rupiah, yang terakhir ini kayaknya ga bisa sering-sering dikunjungin yaaa, kecuali ada traktiran temen ultah atau acara lain yang gratisan... 😁😁😁

Nah, dua minggu yang lalu saya mampir nih ke salah satu tempat nongkrong baru dan ngehits di Bogor. Bittersweet Bistro. Begitu masuk ke dalam lokasi restonya, kita akan langsung menjumpai tampilan yang menarik potongan kayu-kayu yang sengaja disusun menutupi dinding dan diatasnya bertuliskan nama resto ini. Seperti resto-resto kekinian lainnya, dispot bertuliskan nama resto ini juga disediakan kursi untuk para pengunjung mengambil foto dan meng upload ke sosmed seperti yang kami lakukan ini... 😍😍😍

sebelum nyerbu makan siang, kita foto-foto dulu





Resto ini terbagi jadi dua area, untuk no smoking area di lantai bawah dan smoking area di lantai atas. Tentu saja kami ke lantai atas, karena saya datang bersama teman yang sebagian besar merokok. Hiks. Area atas dan bawah punya kursi dan meja yang sama, menurut saya sih kursinya unik, cuma bentuknya agak kaku aja, tapi tetap nyaman sih untuk sekedar makan dan ngobrol satu sampai dua tiga jam.

Begitu sampai diatas, kami melilih duduk di sudut dekat jendela yang ada kursi malas dari rotan berwarna putih. Keren, kebayang kalo ada dirumah, the kriwils pasti rebutan duduk disitu. Hahaha. Setelah duduk dengan nyaman, staf resto langsung memberi kami menu dan sedikit penjelasan dari menu yang kami tidak faham dan apa aja yang paling direkomendasikan disini. Secara ini kunjungan pertama, ga mau rugi lah ya, kesan pertama harus enak semua.

Dan akhirnya kami memesan beberapa macam menu : 






 









Tampilan makanannya oke-oke dan menggugah selera. Saya mulai melahap sirloin steak pesanan saya, mashed potatonya enaaaaaakkk banget, creamy lembut dan gurih namun sayang daging steaknya terlalu banyak lemak dan alot. Steak juga ternyata disajikan dengan lapisan tepung roti yang menyelimuti daging. Menu lainnya juga rata-rata enak walaupun ga luarbiasa juga sih. Nasi goreng kemanginya unik dan segar. Hanya untuk iga bakar dan nasi goreng iga bakar, mereka sepertinya terlalu lama merebus iga sebelum membakarnya, jadi iga menjadi terlalu lembut kalau tidak boleh dibilang benyek. Dan tentu saja jadi hilang kenyalnya yang kalo menurut saya sih justru jadi tidak nikmat ya. Karena saya pribadi justru suka iga yang masih agak kenyal, tapi tentu saja kembali ke selera.

Untuk minuman, menurut saya agak sedikit mahal. Pesanan kami yang rata-rata milkshake dan jus segar dihargai hampir semua dengan harga  20K IDR. Tapi paling the best pesenan saya dong Red Velvet Milshake, enakkkkkkknya luar biasa saudara-saudara, jadi ga rugi lah bayar 35K IDR satu gelas juga.


 




Cremamy banget rasanyaaaaaaa.... Yumm yumm deh..
Suegerrrrrrrr....
  
Overall, tempat ini boleh juga untuk jadi pilihan bersantai bersama keluarga maupun teman untuk sekedar mengobrol atau menghabiskan akhir pekan. Karena sepertinya tempat ini tidak akan seramai Lemon Grass atau Kedai Kita yang setiap weekend selalu waiting list mengingat lokasinya yang agak jauh dari kawasan Pajajaran. Tapi uantuk yang membawa kendaraan pribadi, cukup arahkan kendaraan kalian ke Jalan Semeru, letaknya bersebrangan sebelum SPBU. Kalo kurang jelas, buka Gmaps saja ya hehe...

Gimana nih setelah intip beberapa menunya? Kelihatan enak-enak kan? Dan beneran enak sih untuk ukuran kafe dan sebanding lah sama harganya karena rata-rata porsinya jumbo.

Dan buat yang belum pernah ke kafe ini, ini bocoran suasananya yang cozy banget. Cucok lah....

    


 







Setiap malam Minggu, disini ada live music, saya sih belum pernah liat langsung ya, oke atau ga musicnya. Tapi yang pasti suasananya akan rtomantis banget nih, dengan lampu temaram dan alunan music, cocok buat yang mau melamar pujaan hati. Uhuy..



Bittersweet Bistro
Jl. Dr. Semeru No 100 C Bogor
RSVP : (0251) 8574160 / (0822) 99387676
ig : bittersweet.bistro

Friday, 3 February 2017

Halooo Blog! 😘😘

Assalammualaikum Wr. Wb.

Hai (again) blog and everyone yang mungkin aja masih sering mampir ngeliat-liat blog ini atau sekedar tersesat dan nyampe juga di blog ini. Maafkan yang punya rumah malah kelupaan kalo masih punya blog. Keasyikan sama Path, keseringan buka OLS di instagram dan nyatet resep di FB. Dan yahhhh, blog terbengkalai...

Buka blog, dan liat postingan terakhir adalah 3 tahun yang lalu. Oh W-O-W!!

Hahahaha, baiklah karena ini postingan pemanasan, doakan aku kembali rajin menulis yaaa. Paling tidak, minimal seminggu sekali atau dua minggu sekali ohh terdengar terlalu bersemangat? Hahaha yah paling males banget minimal sebulan sekali lah ada postingan (ga penting) yang baru atau apapun itu. Aamiin.

Allhamdulillah kami sekeluarga sehat sentosa, postingan terakhir itu tentang kelahiran Nabila dan karena itu tiga tahun yang lalu, maka sekarang anak kecil kriwil itu udah 3 tahun lebih. Makin cerewet, suka nanya ini itu dan sudah disapih dengan perjuangan jatuh bangun nangis bombay. Hamdallah.

Kakak Aqeela sudah TK B sekarang, setelah pindah dari TK nya yang dulu karena disamping kejauhan juga udah kelamaan : satu tahun di kelas PAUD, kelas TK A dan kelas TK B. Kenapa ngulang TK B lagi di TK yang sekarang? Karena menurut ilmu parenting hasil browsing dan nanya sana sini, ternyata kalo usianya masih dibawah enam tahun disarankan jangan ke SD dulu, lagian SD inceran juga ga nerima usia dibawah enam tahun. Yasud tahun ini baru masuk SD. Bismillah semoga lancar dan anak kecil betah dan jadi anak sukses mulia. Aamiin.

Suami apakabar suami? Alhamdulillah juga sehat, masih bolak balik Jakarta - Bogor tiap hari. Bogor? Yak aku berhasil ngajuin pindah Bogor dan di acc 2013 yang lalu itu. Jadi sudah sepaket deh, Arrazaqs Family di Bogor. Mudah-mudahan No more LDM ya, kalopun harus pindah bisa kali sepaket? hehehe *maunya*

Kabar gembiranya adalah suami mulai rajin olahraga nih. Jadi perut buncit bentar lagi dadah babay deh... 😁😁😁 Dan sebagai bu istri yang sholehah nan baik hati  nurut suami, aku ikut partisipasi lah ya, nemenin seenggaknya Sabtu atau Minggu pagi sekalian jadi tim hore sama adek kakak. Syukur-syukur body jadi kenceng, perut rata dan bisa pake hestek #jangankasihkendor dan #percintaansehat 😘😁😁 

So far, tinggal di Bogor sangat nyaman dan  menyenangkan. Skip lah macet dan angkotnya yang bejjibun itu yaaaa. Makanan, tempat jalan-jalan, orang-orangnya dan situasi lingkungannya. ALhamdulillah semua enak, asyik dan baik. JAdi jangan heran nanti postingan juga akan banyak cerita tentang Bogor, insyaAllah.

Sekian dulu pemanasannya, semoga saya segera rajin nulis (lagi) 😙😙😙





Tuesday, 5 November 2013

Anak sholehah, in shaa Allah pasti bisa


#1
Alkisah pulang kantor keujanan, buru-buru masuk kamar mau ganti baju plus langsung mandi, tapi aku kelupaan bawa handuk, minta tolonglah sama anak kecil kriwil..
Bunda (B) : Kakak, bunda minta tolong boleh?
Kakak Aqeela (KA) : (gaya centil) minta tolong apa Bunda?
B : tolong ambilin bunda handuk dooongg...
KA : ehmmm anak sholehah kan harus mandiri ya Bunda? ambil sendiri kan bisa yaaaa, Bunda?... (sambil cengar-cengir)
B : iya deh (pake baju lagi, ambil handuk sendiri)
Abis mandi, masuk kamar. Anak kecil kriwil lagi asyik buka-buka buku mewarnai, dan mulailah ia berceloteh nyari-nyari crayon..
KA : Bundaaaaa, crayon kakak mana yah?
B : ambil di kotak mainan yah kakak
KA : tolong ambilin Bunda doooonggg..
B : eh, anak sholehah kan mandiri yah kakak, bisa ambil sendiri donggggg... (ngikutin gaya dia ngomong tadi pas aku minta tolong ambilin handuk)
KA : eh iya yah... (ngacir ambil crayon sendiri sambil ketawa-tawa)

#2
Lagi nonton tivi berduaan sama Abinya, tiba-tiba ada iklan sufor, anak kecil lagi main kapal-kapalan.
Mulailah anak kecil kriwil yang sholehah (Aamiin!) ngerusuhin Abinya.
KA : Abiiiii, bikinin kakak kapal-kapalan dongggg. 
A : Duhhh abi ga bisa kakak.. (sambil ngantuk)

Thursday, 4 April 2013

Empat Tahun

Alhamdulillah,
Empat tahun usia pernikahan, dikasih 2 titipan paling indah dari Allah SWT, anak-anak cantik dan lucu yang (insyaAllah) sholehah.
Semoga pernikahan ini selalu diberi limpahan keberkahan. Dan kita selalu dalam kasih sayang menuju kebahagiaan dunia akhirat. Aamiin.

Semoga kita dapat menjadi orangtua panutan bagi anak-anak kita dan menjaga amanah dari Allah untuk menjadikan anak-anak kita jadi anak yang sholehah dan berguna bagi keluarga, bangsa dan agama. Aamiin.

Thursday, 28 March 2013

Assyifa's Born Day

Kelahiran Assyifa itu udah ditungguin sejak masih kerja dan hamil masih itungan 32 minggu. Padahal, dari awal sudah tau kalo HPL-nya itu tanggal 27 Maret 2013. Tapi tetep aja ngarep melahirkannya cepet dan maju dari prediksi. Alhasil ambil cuti mulai tanggal 15 Februari terus cusss mudik ke Palembang lanjut Baturaja.

Satu bulan nunggu tanda-tanda melahirkan di  Baturaja, yang ditunggu adem ayem aja. Cuma ngasih mules-mules dikit, kontraksi palsu berulang-ulang plus ga nyenyak tidur sepanjang malam. Ya tapi gitu doang, ga berlanjut ke kontraksi serius dan tanda awal melahirkan, entah itu flek atau mules berkepanjangan. Begitu terus setiap hari sampe rasanya ga sabaaaaarrrr banget secara perut udah kayak bola basket dan makin hari makin berat. Semua yang kata orang bisa mempercepat dan memperlancar proses persalinan udah aku laksanain. Mulai dari jalan pagi, banyak-banyak nungging, banyak gerak sampe joged-joged alaypun. Tapi ya namanya juga belom waktunya, adek bayi yaaa slow aja di dalem perut sambil nendang-nendang plus kejang kram yang maknyus makjleb juga rasanya. Mau ga mau proses nunggu saat-saat melahirkan ini ya dinikmati juga. Sempet-sempetnya bikin foto session sama Aqeela dan om Yudi. Emang diniatin banget seh foto-foto ini, soalnya hamil Aqeela dulu juga ada foto session, malah sampe ke studio foto segala. Biar adil, hamil kedua pun ada foto-fotonya juga dooongg. Hahahaha. *ini sebenernya dasar emaknya aja yg banci tampil sih.. :D*

Sampe akhirnya jadwal suami pulang dan nengokin kami di Baturaja. Inget banget hari itu, Sabtu tanggal 16 maret jam 1 siang suami nyampe. Secara udah lama ga ketemu, langsung cupika cupiki mesra syalala lah ya. Sapa tau abis mesra-mesraan dan induksi alami *ehem* dari mister suami si adek bayi mau lahir gitu loh. Eh bener aja, ga lama perut rasanya mules. Udah seneng dong, eh ga taunya mulesnya selewat doang. Duennnggg!! Jadi ngobrol ngalor ngidul lagi deh plus ibu hamil jadi punya kesempatan berkeluh kesah curhat sambil minta pijitin. Dalem hati aku mikir juga sih, kira-kira apa yah yang bisa mempercepat kontraksi biar melahirkan, soalnya mumpung ada suami dan masih cuti. Jangan sampe cutinya udah habis eh adeknya masih belom lahir juga. Ga lucu lah yaaaa.
Browsing-browsing lah teknik mempercepat datengnya kontraksi biar afdhol. Dan ketemulah sama video teknik pijat untuk merangsang induksi alami pada proses melahirkan. Uhuy! Semua teknik dalam video 'accupresure for natural induction' coba dipraktekin sama suami. Mulai dari pijat titik antara jempol dan telunjuk tangan, titik tiga jari diatas mata kaki, pijat punggung dan tengkuk, pokoknya semua deh. Yang kalo pijatan-pijatan itu dipraktekin beneran ngaruh ke kontraksi di perut loh. Akhirnya ngerasain kontraksi yang makin sering, makin maknyus dan kalo dihitung udah 5 menit sekali. Sambil meringis-ringis nahan sakit. Siap-siaplah berangkat ke klinik buat melahirkan. Meskipun deg-degan plus sedikit takut juga mau ngerasain yang namanya melahirkan (lagi!), tapi dalem hati bersyukur banget hal yang ditunggu-tunggu dateng juga. Sampe ke klinik, diperiksa bukaan sama bidan, eng ing eng ternyata baru bukaan 1. Lah? Kirain udah bukaan 5 aja loh kalo dari rasa sakitnya itu. Soalnya waktu mau ngelahirin Qeela dulu bukaan 1 mah ga ada mules-mules. Ternyata beda yah. Ehmmm baiklah kita pulang dulu kalo gitu. Kejadian lagi deh kayak mau melahirkan Aqeela dulu. Hahaha.Pulang dari klinik itu, sempet jajan martabak keju dulu. Mumpung masih sempet :D

Nah, soal bukaan melahirkan ini, perasaan kalo baru bukaan 1 mau ke bukaan selanjutnya itu bisa cepet bisa lama bahkan sampe itungan seminggu sampe dua minggu (pernah baca dimana, lupa). Cemas deh kalo mesti nunguin semingguan lagi secara suami cuma dapet jatah cuti 15 hari kalender. Bisa nangis bombay melahirkan ga ditungguin suami. Putar otak akhirnya ngikutin lagi step by step video natural induction for labor dari you tube plus malemnya mari kita induksi alami lagi sebelum cuti panjang abis melahirkan.. *if you know what i mean* Huahahahahaha.. :DD